Cara Membuat Balon Udara Sederhana

Cara membuatnya pertama adalah memotong tas kresek menjadi lembaran-lembaran yang nantinya akan disatukan. Potong lembaran kresek menjadi bentuk segi empat.

Satukan tiap-tiap lembar kresek menggunakan lilin. Caranya seperti kalau orang membungkus krupuk dengan plastik, 2 sisi plastik direkatkan dengan cara dibakar pakai lilin. Hati-hati karena tahap ini yang paling menyita waktu dan butuh teliti, salah sedikit kresek bisa bolong karena terbakar. Pelan-pelan aja yang penting jadi. Agar lebih mudah, bisa gunakan lidi. Ukurannya dikira-kira dengan ukuran plastik yang dipakai, yang diharapkan hasil akhirnya membentuk seperti tabung dengan diameter lebih dari 30cm, umumnya diameter 50cm sudah bagus dengan ketinggian 1m lebih.
Setelah jadi, tahap berikutnya adalah membuat tutup untuk bagian atasnya. Buat dari beberapa lembar kresek yang disatukan, kemudian diukur berapa yang dibutuhkan untuk membuat tutup atas. Satukan dengan lilin seperti sebelumnya.
Badan balon sudah jadi, tinggal membuat bagian bawah yang nantinya akan dipakai untuk mengaitkan gombal. Bahannya bisa dari bambu atau kawat, yang penting adalah ringan. Bentuk seperti lingkaran dengan diameter kurang dari diameter tabung yang dibuat tadi. Semisal tabung dari kresek dibuat 50cm, maka lingkaran bawah dibuat menjadi 30cm. Kemudian, tengahnya diberi kawat yang membentuk tanda plus.

Selesai, kemudian satukan kresek dengan lingkaran masih menggunakan cara biasa yaitu dengan bantuan dibakar lilin. Mungkin bingung kenapa jika diameter tabung 50cm kok lingkarannya 30cm. Sebenarnya sebelum disatukan, tabung dari kresek tadi dipotong dulu agar diameter bawah sesuai dengan diameter lingkaran bambu. Tujuannya agar balon bisa terlihat lebih gembung.Nah, jadilah balon sedehana. Siapkan gombal yang dibentuk seperti bola, diikat dengan kawat agar tidak berubah bentuk. Rendam dalam minyak goreng. Direkomendasikan, langkah ini dilakukan sehari sebelum membuat balon, karena semakin lama direndam, maka minyak yang dihisap gombal juga makin banyak. Artinya gombal bisa menyala lebih lama.

Berikutnya adalah saat yang ditunggu, menerbangkan balon. Siapkan dahan-dahan pohon atau daun kering untuk dibakar. Biasanya digunakan daun kelapa, jika tidak ada sesuaikan saja, yang penting bisa menghasilkan api yang besar. Daun dibakar mengeluarkan asap, usahakan asap masuk ke dalam balon.

Jika balon sudah mengembang dan dirasa sudah bisa terbang, kaitkan gombal ke tengah kawat dan nyalakan. Balon siap dilepaskan.

S

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s